Sebanyak 104 item atau buku ditemukan

Urgensi Pencatatan Perkawinan Dan Relevansinya Dengan Pencatatan Kependudukan

Tertsedia Pada Ruang Karya Ilmiah Lantai 2

Matematika Diskrit dan Aplikasinya

  • ISBN 13 : 9786022892557
  • ISBN 10 : 9786022892557
  • Judul : Matematika Diskrit dan Aplikasinya
  • Pengarang : Hadiwijaya,  
  • Kategori : [matematika]
  • Penerbit : Alfabeta
  • Klasifikasi : 510
  • Call Number : 510 HAD m
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : viii, 200 hlm.; 23 cm
  • Tahun : 2016
  • Halaman : 200
  • Ketersediaan :
    0001.21803888
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803887
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803886
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803885
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803884
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803883
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803882
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803881
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803880
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803879
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar

Darurat Kejahatan Seksual

  • ISBN 13 : 9789790076785
  • ISBN 10 : 9789790076785
  • Judul : Darurat Kejahatan Seksual
  • Pengarang : Andika Wijaya dan Wida Peace Ananta,  
  • Kategori : [KeJahatan Seks]
  • Penerbit : Sinar Grafika
  • DDC : Kejahatan Seks
  • Klasifikasi : 364.15
  • Call Number : 364.15 AND d
  • Bahasa : Indonesia
  • Edisi : Cet-1
  • Penaklikan : ix, 213 hlm.; 23 cm
  • Tahun : 2016
  • Halaman : 213
  • Ketersediaan :
    0001.21803767
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803766
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803765
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803764
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803763
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803762
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803761
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803760
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803759
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar
    0001.21803758
    Tersedia di Perpustakaan Utama IAIN Batusangkar

Manajemen Publik

Teori dan Praktik

Tugas dasar dari manajemen publik adalah untuk mengembangkan pemahaman mengenai sistem administrasi dan manajemen yang digunakan dalam sektor publik dan organisasi nirlaba. Terminologi manajemen publik ( public management ) mengacu pada cabang dari jenis keilmuan yang lebih luas lagi, yaitu administrasi publik ( public administration ). Manajemen publik merupakan cabang dari administrasi publik yang secara khusus membahas keilmuan mengenai desain program dan restrukturisasi organisasi, alokasi sumberdaya melalui sistem penganggaran, manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia dan evaluasi program dan audit (Ott, Hyde & Shafritz, 1990: h.ix). Kemunculan Manajemen Publik sebagai sebuah keilmuan sebenarnya berasal dari pemikiran yang sangat sederhana. Pada umumnya organisasi sektor publik, akan diatur oleh manajer sektor publik. Manajer inilah yang akan berperan penting untuk mengatur berbagai hal dalam organisasi sektor publik. Oleh karena itu, studi mengenai bagaimana manusia melakukan manajemen terhadap organisasi pada sektor publik inilah yang kemudian disebut sebagai manajemen publik. Manajemen publik fokus pada internal organisasi sektor publik, yaitu bagaimana mengatur organisasi sektor publik bekerja dengan optimal untuk mencapai tujuan. Namun demikian, organisasi sektor publik juga tidak begitu saja mengabaikan realitas eksternal organisasi sektor publik yang selalu dipengaruhi oleh kebijakan publik dan kepentingan politik; ciri khas yang dimiliki oleh organisasi sektor publik dan tidak dimiliki oleh sektor lainnya.

Tugas dasar dari manajemen publik adalah untuk mengembangkan pemahaman mengenai sistem administrasi dan manajemen yang digunakan dalam sektor publik dan organisasi nirlaba.

Teori dan praktek keuangan mikro di Indonesia

Theory and practices of micro finance by Bank Rakyat Indonesia and rural banks in Indonesia.

Theory and practices of micro finance by Bank Rakyat Indonesia and rural banks in Indonesia.

Smart Writing : Menulis Tanpa Bakat & Teori

Elmatera

Buku ini tidak memberikan satu kunci yang ajaib, karena tak ada kunci tunggal yang bisa menyihir diri Anda seperti Harry Potter atau mesin sukses seperti Doraemon. Sebaliknya, Anda diajak berpetualang dengan logika Sinchan yang mungkin “merusak” tatanan yang mapan di pikiran Anda selama ini.

... (Edward W. Said) T Teori Poskolonial (Leela Gandhi) T Teori Sosiologi Sastra (
Faruk HT) T Teori Strukturalisme (Levi Strauss) T Teori Cultural Studies (Ziauddin
Sardar) T Teori Sosiologi Modern (George Ritzer) T Teori Modernitas (Anthony ...

Fisiologi Manusia dan Metabolisme Zat Gizi

Definisi zat gizi adalah zat kimia yang dapat digunakan oleh organisme untuk mempertahankan kegiatan metabolisme tubuhnya. Kegiatan metabolisme pada manusia dan hewan lainnya termasuk penyediaan energi, pertumbuhan, pembaruan jaringan, dan reproduksi. Beberapa bahan kimia yang berperan sebagai zat gizi adalah karbohidrat, protein, asam lemak, vitamin dan elemen lain. Bahan kimia seperti serat makanan dan metabolit sekunder tanaman, merupakan bagian dari makanan tetapi tidak diklasifikasikan sebagai zat gizi. Nutrisi atau zat gizi adalah senyawa dari makanan yang digunakan tubuh untuk fungsi fisiologis normal. Definisi yang luas ini mencakup senyawa yang digunakan langsung untuk produksi energi, yang membantu dalam metabolisme (koenzim), untuk membangun struktur tubuh, atau untuk membantu dalam fungsi sel tertentu. Suatu zat gizi sangat penting untuk organisme dalam kelangsungan siklus hidup dan terlibat dalam fungsi organisme.

Definisi zat gizi adalah zat kimia yang dapat digunakan oleh organisme untuk mempertahankan kegiatan metabolisme tubuhnya.

Membangun Pariwisata dari Bawah

Terminologi desa wisata (tourism village) jarang ditemukan di dalam literature. Para ahli mengakui kebingungan mengartikannya dengan mengaitkan sejumlah aktivitas pariwisata yang berkembang di daerah pedesaan (Parekh, 2010; Page dan Getz, 1997:4). Desa wisata dapat diartikan sebagai desa secara sengaja dibangun – atau secara alami memiliki kemampuan – untuk menarik kunjungan wisatawan karena ketersediaan potensi atraksi alam dan budayanya. Konsep yang digunakan perencana pembangunan pariwisata pedesaan di Indonesia adalah bahwa desa wisata merupakan “bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tradisi setempat” (Republik Indonesia, 2009) Definisi operasional ini digunakan sebagai basis kebijakan pengembangan pariwisata perdesaan di Indonesia. Oleh sebab itu di dalam tulisan ini terminologi desa wisata dimaknai sama dengan pariwisata perdesaan (rural tourism). Dibandingkan dengan konsep desa wisata, konsep pariwisata perdesaan sendiri lebih sering ditemukan di dalam berbagai publikasi ilmiah (Youell, 1996;Page dan Getz, 1997;Kuvacic, et.al, 2010; Chuang, 2010). Namun demikian secara subtansial tidak terlihat perbedaan yang siginifkan antar keduanya. Chuang (2010:1313) dan Kuvacic, et.al, (2010: 1648) merangkum pendapat beberapa ahli dan lalu memaknai pariwisata perdesaan dengan menunjukkan suatu lingkungan geografis tempat terjadi/berlangsungnya aktivitas pariwisata dan karakteristik asli berupa budaya tradisional, budaya pertanian, lanskap pedalaman dan gaya hidup sederhana. Konteks ruang (space) menjadi penting untuk memosisikan aktivitas dan implikasi perkembangan pariwisata perdesaan. Ahli lain mengartikan “rural tourism is one of the forms of sustainable development that through promoting productivity in rural zones, brings about employment, income distribution, preservation of village environment and lokal culture, raising host community’s participation and presenting appreciate methods to conform beliefs and traditional values with new circumstances” Youell (1996: 136). Rural tourism adalah bentuk alternative pariwisata yang mampu menyumbang perubahan-perubahan positif terhadap sumberdaya social, ekonomi dan budaya di daerah perdesaaan.

Rural tourism adalah bentuk alternatif pariwisata yang mampu menyumbang
perubahan-perubahan positif terhadap sumber daya sosial, ekonomi, dan
budaya di ... Proyek PNPM Perdesaan Krisis ekonomi dan politik yang drastis
terjadi di Indonesia dalam 15 tahun terakhir. Salah satu akibatnya dapat diamati
dalam bentuk perubahan sistem politik dari sistem otoriter ke demokrasi (
Winarno, 2008).