Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

Memahami Penelitian Tindakan Kelas: Teori dan Aplikasinya

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu cara yang strategis bagi guru untuk memperbaiki layanan pendidikan yang harus diselenggarakan dalam konteks pembelajaran di kelas dan peningkatan kualitas program sekolah secara keseluruhan. Hal itu dapat dilakukan dengan meningkatkan tujuan Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan ini dapat dicapai dengan cara melakukan berbagai tindakan untuk memecahkan berbagai permasalahan pembelajaran di kelas, baik disadari atau mungkin tidak disadari. Mengingat pentingnya PTK dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, oleh karena itu penulis berusaha menyusun suatu buku PTK yang sifatnya tidak teori saja tapi juga aplikatif, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh para guru dan calon guru.

Namun, upaya tersebut akan lebih berhasil guna apabila dilakukan secara
kolaboratif oleh suatu tim yang anggotaanggotanya terdiri atas orang-orang dari
dalam sekolah itu, atau secara bersama-sama antara orang-orang dari sekolah ...

Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Membedah Anatomi Kurikulum 2013 untuk Membangun Masa Depan Pendidikan yang Lebih Baik

Munculnya Permendikbud no 57 tahun 2014 mengisyaratkan kekuatan dari posisi kurikulum 2013 yang menganut: (1) pembelajaran yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan (2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum.

... Kemajuan teknologi informasi, (d) Konvergensi ilmu dan teknologi, (e)
Ekonomi berbasis pengetahuan, (f) Kebangkitan industry ... ini menekankan
pada lima aspek penting yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar dan
komunikasi.

Melatih Kemampuan Problem Posing melalui Situation-Based Learning bagi Siswa Sekolah Dasar

Di kelas, guru lah yang serig bertanya ke siswa dan bukan sebaliknya. Pernahkah berpikir, bahwa sebenarnya banyak sekali yang ingin siswa tanyakan, tapi tak pernah sampai terungkapkan. Jika seperti ini terus, maka banyak kesempatan siswa bertanya, yang terlewatkan. Bukankah dari berbagai pertanyaan siswa itulah, guru dapat melihat dan mengevaluasi kertercapaian proses pembelajaran (yang terjadi) pada diri siswa? Sayangnya, selama ini metode pembelajaran yang digunakan di kelas justru lebih menekankan siswa untuk belajar menjawab, daripada belajar untuk bertanya (menyajikan permasalahan), sehingga tidak mengembangkan kesadaran siswa terhadap masalah. Akibatnya, kemampuan problem posing siswa menjadi rendah, siswa kurang berkesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan produktivitas berpikirnya. Siswa tidak belajar bagaimana menyajikan masalah matematis, bagaimana bertanya, apa yang sebaiknya ditanyakan (problem posing), sehingga kesadaran mereka terhadap masalah itu sendiri masih sangat rendah. Oleh karena itu, buku ini dihadirkan dalam rangka menjawab permasalahan tersebut. Mengapa kemampuan problem posing penting untuk dimiliki siswa dan bagaimana mengembangkan kemampuan problem posing tersebut dalam suatu proses pembelajaran di kelas. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi kebutuhan itu adalah model Situation-Based Learning. Bagaimana model pembelajaran SBL ini dapat melatih kemampuan problem posing, dikumpas tuntas dalam buku ini.

2), “LKS atau Lembar Kerja Siswa merupakan sarana pembelajaran yang dapat
digunakan guru dalam meningkatkan keterlibatan atau aktivitas siswa dalam
proses belajar-mengajar”. Dijelaskan lebih lanjut oleh Hendro Darmodjo dan
Jenny ...