Sebanyak 52 item atau buku ditemukan

Pranata Manajemen Pembangunan di Bidang Arsitektur

Arsitek merupakan profesi yang memiliki keahlian pada bidang jasa. Keahlian tersebut adalah mengurus segala permasalahan yang berkaitan dengan perancangan dan pembangunan, dari menyusun sebuah konsep desain sampai menjadi produk arsitektur yang baik. Arsitek juga memiliki tanggung jawab moral terhadap produk yang dihasilkan selama seumur hidup. Seorang lulusan sarjana arsitek memiliki tantangan yang cukup berat. Persaingan antar sarjana arsitektur berakibat pada semakin sempitnya lapangan pekerjaan. Ditambah dengan adanya pasar bebas asia yang memungkinkan adanya tenaga kerja asing khususnya para arsitek asing. Kebanyakan, seorang fresh graduate arsitektur mulai mengenal langkah awal dalam dunia profesional melalui konsultan perencana dan perancangan, konsultan pengawas ataupun developer perumahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempraktekkan pekerjaan dengan menerapkan ilmunya yang didapat disaat kuliah sebagai titik awal menjadi arsitek profesional. Supaya harapan untuk menjadi arsitek profesional dapat terwujud, mahasiswa arsitektur diharapkan untuk mengetahui tujuan dan perannya dalam dunia profesional. Mahasiswa arsitektur wajib memperbanyak dan mendalami ilmu baik teori mupun praktek di dalam bidang arsitektur.

Arsitek merupakan profesi yang memiliki keahlian pada bidang jasa.

Manajemen Publik

Teori dan Praktik

Tugas dasar dari manajemen publik adalah untuk mengembangkan pemahaman mengenai sistem administrasi dan manajemen yang digunakan dalam sektor publik dan organisasi nirlaba. Terminologi manajemen publik ( public management ) mengacu pada cabang dari jenis keilmuan yang lebih luas lagi, yaitu administrasi publik ( public administration ). Manajemen publik merupakan cabang dari administrasi publik yang secara khusus membahas keilmuan mengenai desain program dan restrukturisasi organisasi, alokasi sumberdaya melalui sistem penganggaran, manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia dan evaluasi program dan audit (Ott, Hyde & Shafritz, 1990: h.ix). Kemunculan Manajemen Publik sebagai sebuah keilmuan sebenarnya berasal dari pemikiran yang sangat sederhana. Pada umumnya organisasi sektor publik, akan diatur oleh manajer sektor publik. Manajer inilah yang akan berperan penting untuk mengatur berbagai hal dalam organisasi sektor publik. Oleh karena itu, studi mengenai bagaimana manusia melakukan manajemen terhadap organisasi pada sektor publik inilah yang kemudian disebut sebagai manajemen publik. Manajemen publik fokus pada internal organisasi sektor publik, yaitu bagaimana mengatur organisasi sektor publik bekerja dengan optimal untuk mencapai tujuan. Namun demikian, organisasi sektor publik juga tidak begitu saja mengabaikan realitas eksternal organisasi sektor publik yang selalu dipengaruhi oleh kebijakan publik dan kepentingan politik; ciri khas yang dimiliki oleh organisasi sektor publik dan tidak dimiliki oleh sektor lainnya.

Tugas dasar dari manajemen publik adalah untuk mengembangkan pemahaman mengenai sistem administrasi dan manajemen yang digunakan dalam sektor publik dan organisasi nirlaba.

Pengantar Manajemen untuk Organisasi Bisnis, Publik dan Nirlaba

Ilmu sosial (Social Sciences) berkembang semakin pesat pada era globalisasi saat ini. Begitu pula dengan dinamika perkembangan ilmu manajemen, yang tidak dapat dilepaskan dari semakin tingginya tuntutan akan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan sumberdaya yang ada dalam suatu organisasi. Sumberdaya manusia, produksi, keuangan, maupun pemasaran pada gilirannya dituntut untuk dapat dikelola secara tepat agar organisasi memiliki daya saing yang tinggi. Keberadaan ilmu manajemen memungkinkan sumberdaya dalam organisasi dapat diatur dan dikelola dengan baik dan benar. Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan maupun pengawasan merupakan fungsi-fungsi manajemen yang digunakan untuk mengelola kegiatan dalam organisasi dijalankan secara terencana dan terarah.

Ilmu sosial (Social Sciences) berkembang semakin pesat pada era globalisasi saat ini.