Sebanyak 356 item atau buku ditemukan

Humor Jurnalistik

“Mahbub adalah orang NU yang langka dan melampaui zamannya. Ia pejuang yang pintar menulis. Ciri khasnya, ia menulis sekali jadi. Hasilnya alamiah dan spontan.” —Prof. Dr. K.H. Chatibul Umam, pakar sastra dan sahabat karib Mahbub. Ibarat suatu pertunjukan, suasana segar dalam buku ini senantiasa terjaga dari satu adegan ke adegan berikutnya. Gaya khas Mahbub yang tajam sekaligus kocak menyemburatkan warna tersendiri dalam dunia jurnalistik Indonesia. Dalam buku ini, Mahbub meramu aneka masalah yang pahit dan serba muram-buram menjadi semacam bahan olok-olok. Mahbub memang kaya gagasan, dan itu telah berhasil diapungkannya ke atas melalui canda dan humor. Membaca buku ini, bibir kita pasti akan terus-menerus menyunggingkan senyum. Sementara itu, mata kita tak akan rela beranjak melepaskan halaman demi halaman. Pendek kata, buku yang semula merupakan rangkuman tulisan Mahbub di pelbagai media massa terkemuka di Indonesia ini menjanjikan suatu pesona yang akan memperkaya cakrawala batin kita. Tabik! “Itulah Mahbub, yang dengan gaya tulisannya mampu mengubah tragedi menjadi komedi.” —Fariz Alniezar, kolumnis dan pendiri Omah Aksoro.

Gaya khas Mahbub yang tajam sekaligus kocak menyemburatkan warna tersendiri dalam dunia jurnalistik Indonesia. Dalam buku ini, Mahbub meramu aneka masalah yang pahit dan serba muram-buram menjadi semacam bahan olok-olok.

International Journal of Business Anthropology, Volume 7 (1)

This issue of the International Journal of Business Anthropology contains seven articles related to the practice of business anthropology in various countries. The first article makes two arguments about China’s Belt and Road Initiative (also known as “One Belt, One Road”) based on two case studies in Tashkurgan in Xinjiang province and Houqiao in Yunnan province of China. The second discusses factors that led to the popularity of a Japanese adult video (AV) actress in China since 2010. The third paper examines variances in the representational framing of gender-roles in advertisements across cultures by employing traditional Hofstedian dimensions in conjunction with recent paradigms of horizontal-vertical cultural orientations. The fourth explores the significance of anthropology in management education by analyzing business education in India, which is undergoing a profound paradigm shift to respond to the challenges arising out of the rapidly changing business environmental factors. The fifth article investigates socio-cultural, environmental, religious, gender, educational, and health-care factors affecting women’s smoking in Yunnan, China. The sixth paper discusses two problems (the lack of knowledge and the weakness in control and monitoring system) that hamper the majority of Islamic microfinance cooperative institutions in Indonesia, and suggests solutions. The last article probes the mechanism of reform and development of the Chaoshan Chamber of Commerce in Shenzhen City (CCCSC). The innovation of the CCCSC in its operation is concerned with three important aspects of the reform, including strategic basis, financial strategy and organizational structure. The reform practice of the CCCSC provides new information for academic research on the governance of chambers of commerce in China.

Experimental Evidence from India”, American Economic Review, October 2013,
vol. ... behavior of the poor(a study on group lending (GLM) application in Islamic
microfinance institution)”, Journal of Indonesian Economy and Business, Vol.

Teori Komunikasi Kontemporer

Seorang akademisi (dosen dan mahasiswa), praktisi ilmu komunikasi harus memahami secara jelas tentang bagaimana teori komunikasi dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata sesuai dengan paradigma yang dilihatnya. Memahami teori komunikasi baik yang kualitatif maupun kuantitatif akan memberikan warna bagi kehidupan seorang peneliti komunikasi dalam merangkai sebuah fenomena atau kejadian dari berbagai sudut pandangnya. Namun kita harus menyadari keterbatasan dari teori. Interaksi komunikasi terdiri atas banyak cara pandang, dan teori hanya menjelaskan sebagian dari kehidupan sosial yang kompleks. Buku ini dibuat dengan suatu keinginan penulis, agar pembaca bisa memahami pentingnya teori komunikasi yang dikaji baik secara ilmiah melalui pendekatan objektif dan pendekatan interpretif yang kini menjadi banyak perhatian bagi para kaum akademisi maupun praktisi ilmu komunikasi. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMedia

Seorang akademisi (dosen dan mahasiswa), praktisi ilmu komunikasi harus memahami secara jelas tentang bagaimana teori komunikasi dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata sesuai dengan paradigma yang dilihatnya.

Teori-teori Sosial dalam Tiga Paradigma

fakta sosial, definisi sosial, dan perilaku sosial

BukuæTeori-teori Sosial Tiga Paradigmaæini dapat memandu dan memenuhi kebutuhan studi para mahasiswa yang kesulitan melihat posisi teori dalam peta teori Sosiologi yang selama satu setengah abad belakangan ini diakui ada dan terdistribusi ke dalam tiga paradigma besar Ilmu Sosial. Walaupun konsep tiga paradigma ini bersifat tematik, tetapi dalam buku ini disajikan secara ensiklopedis untuk memudahkan pemahamannya. Di dalam buku ini disajikan peta teori sosial berdasarkan tiga paradigma Sosiologi tersebut dalam tiga bagian, masing-masing bagian memuat paradigma dan rumpun teori yang bernaung di bawahnaya; kemudian dirangkai dengan pembahasan tentang teori pilihan rasional dan teori kritis. Dengan demikian, mahasiswa pemula atau yang masih mengalami kesulitan bisa memperoleh gambaran lebih jelas bagaimana sebenarnya peta paradigma teori sosial menurut Sosiologi. --- Buku persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia)

______. 2001. Sociology; A Multiple Paradigms Science, (Revised Ed.). Boston,
London, Sydney, Toronto: Ally and Bacon. Inc. Ritzer, George dan Douglas J.
Goodman. 2008. Teori Sosiologi Modern, Ed. Ke-6; (terjemahan: Alimandan).

Rekontruksi Teori Sosial Modern

Dunia tumbuh berkembang dinamis dan semakin kompleks. Persis dengan apa yang telah disinyalir oleh para pemikir Durkheimian. Namun tak sepenuhnya dunia diisi dengan tatanan yang harmonis. Dunia penuh dengan konflik. Benar seperti yang diurai oleh kalangan Marxian. Sebenarnya tak juga seperti yang diduga Marx, masyarakat tidak ingin terus menerus berada dalam konflik. Masyarakat juga menghendaki kehidupan dengan membangun sejumlah konsensus, meski acapkali yang dijumpai adalah konsensus semu. Kini masyarakat berada di era postindustri. Mereka heterogen, akibat keunikan model kesadaran yang dimiliki setiap warga dunia dalam merespon realitas. Pemikir Weberian, memusatkan perhatiannya pada dunia kesadaran manusia yang unik dan subyektif, di tengah masyarakat dunia yang dinamis dan kompleks. Buku ini mengajak pembaca, merekonstruksi secara kritis tiga aliran ilmu sosial. Ketiga mazhab itu adalah aliran konsensus, konflik dan aliran yang peduli dengan dunia kesadaran manusia. Dunia adalah produk kesadaran manusia. Meski kesadaran manusia juga merupakan produk dunia di mana manusia berada.

Patton, M., Alternative Evaluation Research Paradigm, (University of North
Dakota Press, Grand Forks, 1975) Poloma,Margaret, Sosiologi Kontemporer, (
Jakarta: Rajawali Press, 1992). Ritzer, George, Sociological Theory, (New York:
McGraw ...

Abortion

The Clash of Absolutes

Explores the path to compromise in the controversial issue of abortion, taking into account the crucial issues of right to privacy, the relations between the sexes, and individual freedom

Explores the path to compromise in the controversial issue of abortion, taking into account the crucial issues of right to privacy, the relations between the sexes, and individual freedom

101 pesan rasulullah untuk Anak Saleh

Nabi Muhammad Saulaullahu Alaihi Wassalam adalah Nabi terakhir dari 25 nabi yang diutus Allah di muka bumi ini. Beliau adalah sang Rasul kekasih yang paling dicintai Allah Ta’ala. Beliau adalah seorang pemimpin adil dan bijaksana yang sangat mencintai umatnya. Bahkan ketika detik-detik menjelang sakratul mautnya, beliau selalu menyebut "umaati..umatti.." yang artinya adalah "umatku...umatku...". Begitu besar dan cintanya beliau kepada kita sampai-sampai di penghujung kehidupan insan paling mulia itu malah memikirkan kita, bukan keluarganya, bahkan bukan dirinya sendiri, allahumma sholialla muhammad, waalalaihi muhammad.

Beliau adalah sang Rasul kekasih yang paling dicintai Allah Ta'ala. Beliau juga
seorang pemimpin yang sangat mencintai umatnya. Kasih sayang beliau kepada
umatnya tak terbatas. Hal itu terlihat pada suatu waktu Nabi Muhammad saw.